Selasa, 11 November 2014

Perencanaan #Psi. Manajemen

Perencanaan

Dalam artikel ini dinyatakan bahwa orang mampu (kaya) yang masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mesti dilakukan revolusi mental.
Pihak pemerintah harus lebih tegas lagi dalam bertindak untuk menangani masalah yang sudah menjadi langganan di Indonesia. Perlu revolusi mental bagi masyrakat terkhusu orang-orang kaya yang masih saja terus menggunakan BBM bersubsidi, agar mereka sadar bahwa tindakan mereka dapat merugikan anggaran negara. Keadaan seperti ini janganlah dibiarkan terus berlanjut, harus ada langkah konkret dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini. Bila perlu tiap SPBU ditaruh minimal satu aparat kepolisian untuk memantau setiap kendaraan yang masuk keluar SPBU. Dengan syarat dan standar tertentu jika melanggar polisi berhak menegur bahkan memberi sanksi kepada orang kaya yang nakal.

Seharusnya orang yang mempunyai mobil pribadi wajib memakai bahan bakar non bersubsidi, karena membeli mobil yang harganya ratusan juta saja mampu apalagi hanya BBM yang puluhan ribu, jadi tidak ada alasan untuk pengguna kendaraan pribadi menggunakan BBM bersubsidi. 



Selasa, 14 Oktober 2014

Psikologi Managemen, BallPool Cafe



Psikologi Management

“Ballpool” Cafe

Saya memiliki usaha dibidang makanan atau tepatnya cafe. Awalnya cafe ini kecil hanya warung makan namun sering dijadikan tempat tongkrongan anak-anak muda karena jaraknya yang berdekatan dengan kampus. Namun seiring berjalannya waktu dan adanya rejeki akupun merenovasi warung makan ini menjadi sebuah restoran dan aku mengambil thema sepak bola untuk cafeku yang baru. Cukup beralasan kenapa saya mengambil thema tersebut dikarenakan mayoritas pengunjungnya adalah anak-anak muda terlebih kaum pria. Dengan mengambil thema sepak bola ini lebih menarik simpati anak-anak muda untuk berkunjung dan cocok sekali untuk menjadi tempat tongkrongan bagi anak muda. Jadi setiap peralatan dan aksesoris didalam cafe ini semua berthemakan sepak bola. Untuk menarik pengunjug agar lebih ramai lagi kami dari pihak cafe setiap satu bulan sekali mengadakan nonton bareng bola, dan kami pun mempersilahkan untuk fansclub bola menyewa tempat kami setiap minggunya untuk mengadakan nonton bareng. Saya senang dengan event-event semacem itu karena dapat memasarkan cafeku ke masyarakat umu agar lebih mengetahuinya.
            Menu makanan yang saya suguhkan di cafe ini pun cukup beragam dari beraneka seafood, ayam, nasi goreng, mie-mie an dan lain-lain. Begitu juga dengan minuman dari juice, minuman botol hingga kaleng tersedia di cafe ini. Cafe ini kuberi nama “BallPool Cafe”, kenapa menggunakan nama itu ? karena saat orang masuk ke dalem cafe ini akan merasa seperti berada dalam kolam bola yang dimana-mana semua serba serbi cafe ini adalah sepakbola menjadikan cafe ini menarik dan berbeda. Tidak hanya untuk anak muda cafe ini juga dibuka untuk umum (anak-anak, orangtua). Cafe ini juga bukan hanya menjual makanan namum menjual berbagai aksesoris sepak bola, jersey dan lain-lain untuk semakin menambah nuansa sepak bola dan semakin menarik simpati mayarakat.
            Dari sisi managemen saya akan bekerja sama dan menjalin komunikasi sebaik mungkin dengan para pekerja di cafe BallPool ini agar tidak terjadi kesenjangan, tidak kaku antara atasan dengan bawahan dan membuat suasana kerja senyaman mungkin dengan menghargai setiap pekerja dengan menerima setiap masukan dan pendapat yang bersifat membangun untuk cafe ini dan menjadi lebih baik lagi. Namun ketika ada pegawai yang salah atau kurang betanggung jawab saya  akan menegur dari yang lembut hingga yang kasar, teguran tersebut diberikan untuk membangun karakter setiap pekerja untuk lebih displin dan bertanggung jawab namun menyenangkan. Cafe ini juga mengutamakan kenyamanan pada setiap pelanggannya dengan tidak membedakan genre, ras, kaya, miskin, sebisa mungkin para pekerja di cafe ini akan melayani dengan senang hati dan dengan senyuman.
            Cafe ini juga akan melakukan minimal seminggu sekali rapat baik itu yang terencana atau dadakan untuk membahas setiap permasalahan atau apapun itu yang terjadi dalam seminggu. Proses transparansi sangat dibutuhkan dalam rapat-rapat seperti ini maka dari itu saya akan menanamkan sikap itu kepada seitiap para pekerja cafe ini. Tidak mewah, tidak besar namun berstruktur, unik, menyenangkan serta nyaman bagi para pekerja dan pelanggan  itu yang terpenting dalam membuat suatu usaha dan untuk tetap bertahan dan dicintai oleh khalayak umum.